Selasa, 27 Maret 2012

anatomi jaringan Tubuh manusia


ANATOMI JARINGAN TUBUH MANUSIA










Disusun Oleh :


Hananto Wijoyo                     (108426)








Kelas : PENJASKES 2010/A

STKIP PGRI JOMBANG
2010 / 2011

PEMBAHASAN

1.1            Pengertian jaringan manusia
Jaringan adalah sekelompok sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama.
Jaringan-jaringan yang berbeda dapat bekerja sama untuk suatu fungsi fisiologi yang sama membentuk organ. Cabang ilmu biologi yang mempelajari jaringan adalah histologi, sedangkan cabang ilmu biologi yang mempelajari jaringan dalam hubungannya dengan penyakit adalah histopatologi.
1.2            Macam-macam jaringan manusia
Jaringan Manusia antara lain :

a. Jaringan Meristematik
Jaringan meristematik adalah jaringan yang sel-selnya selalu membelah. Jaringan ini terdapat pada fase embrio. Pada tubuh manusia dan hewan vertebrata, jaringan meristematik terdapat hanya pada bagian tertentu. Misalnya, pada ujung tulang pipa yang masih muda dan pada sumsum tulang belakang yang membentuk sel-sel darah.

1. Jaringan Otot
Jaringan otot adalah jaringan yang memiliki fungsi untuk pergerakan anggota tubuh agar dapat bergerak.
Membran sel otot disebut sarcolema.
Plasmanya disebut sarkoplasma.
Jenis-jenis jaringan otot:
a. Otot polos (otot licin)
Berujung runcing dan memiliki inti sel yang terletak ditengah.
Terdapat pada bagian dalam tibuh, misalnya pada dinding saluran pencernaan makanan (usus dan lambung), didnding pembuluh darah dan dinding saluran pernapasan.
Sifat gerakannya : menurut kehendak kita dan tidak tahan kelelahan
b. Otot rangka (otot lurik)
Dalam 1 serabut otot lurik terdapat banyak inti yg terletak dibagian pinggir.
Miofibril otot ini memiliki garis-garis gelap dan terang.
Melekat pada rangka.
Sifat gerakannya : menurut kehendak kita dan tidak tahan kelelahan
        
                                                                        Gambar Otot lurik
c. Otot jantung
Sama seperti otot lurik tetapi memiliki inti sel yang terletak dibagian tengah,
Keistimewaan : sel nya bercabang-cabang dan saling berhubungan melaui ujung-ujungnya.
Merupakan pembentuk jantung
Sifat gerakannya : tidak menurut kehendak kita dan tahan kelelahan
Perbedaan antara otot Polos, Otot Rangka, dan Otot Jantung

Otot Polos
Otot Rangka
Otot jantung
Struktur sel
Berinti satu di tengah
Berinti banyak di tepi
Berinti satu di tengah, serabut otot bersinsitium, termasuk otot lurik
Sifat kerja
Tidak sadar (involunter)
Sadar (volunter)
Tidak sadar (involunter)
Reaksi
thdp rangsang
Lambat
Cepat
Lambat
Letak
Pada dinding daluran tubuh, pembuluh darah, usus
Melekat pada rangka tubuh
Pada dinding jantung
2. Jaringan Epitel
Jaringan yang disusun oleh lapisan sel yang melapisi permukaan organ seperti permukaan kulit. Jaringan ini berfungsi untuk melindungi organ yang dilapisinya, sebagai organ sekresi dan penyerapan.
Jaringan epitel terdiri dari 3 macam:
1. Eksotelium: epitel yang membungkus bagian luar tubuh
2. Endotelium: epitel yang melapisi organ dalam tubuh
3. Mesotelium: epitel yang membatasi rongga tubuh
Fungsi jaringan epitelium yakni:
a. Absorpsi, misalnya pada usus yang menyerap sari-sari makanan
b. Sekresi, contohnya testis yang mensekresikan sperma
c. Ekskresi, kulit yang mengeluarkan keringat
d. Transportasi, mengatur tekanan osmosis dalam tubuh
e. Proteksi, kulit melindungi jaringan tubuh di bawahnya
f. Penerima rangsang, kulit yang menanggapi rangsang dari luar
g. Pernapasan, kulit katak berfungsi sebagai alat pernapasan
h. Alat gerak, selaput kaki pada kulit katak membantu dalam pergerakan
g. Mengatur suhu tubuh, kulit mengatur suhu tubuh dengan mengeluarkan keringat jika tubuh kepanasan

                                                 gambar jaringan kulit

Jenis Epitel
Fungsi
Keterangan
Epitel pipih
Pertukan zat secara difusi dan filtrasi
Contoh :
Epitel pembuluh darah
Epitel rongga mulut
Epitel kubus
Sekresi dan abrsorbsi
Lokasi :
Pada ginjal.
Epitel silindris
Sekresi, arbsopsi, dan proteksi.
Contoh :
Epitel pada usus
3. Jaringan Pengikat
Jaringan ikat adalah jaringan yang memiliki fungsi dan tujuan untuk mengikat suatu jaringan dengan jaringan yang lainnya. Contoh jaringan ini adalah jaringan darah.
Jaringan ikat merupakan jaringan yang menghubungkan antara jaringan yang satu dengan jaringan yang lain. Fungsi jaringan ikat antara lain sebagai berikut :
• Melekatkan suatu jaringan ke jaringan lain.
• Membungkus organ
• Mengisi rongga di antar organ.
• Mengangkut zat oksigen dan makanan kejaringan lain.
• Mengangkut sisa-sisa metabolisme kealat pengeluaran.
• Menghasilkan kekebalan.

Jaringan ikat dapat dikelompokkan menjadi jaringan ikat biasa, jaringan ikat khusus, jaringan ikat penyokong, dan jaringan ikat penghubung.
1.Jaringan ikat biasa
Jaringan ikat biasa dibedakan menjadi jaringan ikat padat dan jaringan ikat longgar. Jaringan ikat padat misalnya jaringan pada tendon otot. Tendon otot adalah ujung berkas otot yang melekat pada tulang. Jaringan ikat longgar merupakan jaringan pengisi ruangan di antara organ-organ.

2. Jaringan ikat khusus
Jaringan ikat khusus mempunyai fungsi khusus, misalnya menyimpan energi dalam bentuk lemak, menahan goncangan, dan membentuk darah. Contoh jaringan ikat khusus adalah jaringan lemak yang ada di bawah kulit.

3.Jaringan ikat penyokong
Jaringan ikat penyokong terdiri dari jaringan tulang rawan dan jaringan tulang sejati. Jaringan tulang sejati juga berfungsi
untuk menghasilkan sel darah merah (eritrosit).

4.Jaringan ikat penghubung
Jaringan ikat penghubung terdiri atas darah dan limfa. Jaringan darah terdiri atas plasma darah dan butiran darah. Butiran darah terdiri dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keeping darah (trombosit). Jaringan darah berfungsi mengangkut oksigen, karbondioksida, sari makanan, zat-zat sisa, dan hormon. Jaringan limfa terdiri dari cairan limfa yang beredar pada pembuluh limfa. Cairan limfa berfungsi untuk mengangkut lemak.


4. Jaringan penyokong
      adalah jaringan yang terdiri dari jaringan tulang rawan dan jaringan tulang yang berfungsi untuk memberi bentuk tubuh,melindungi tubuh,dan menguatkan bentuk tubuh.
a.jaringan tulang
Jaringan tulang berfungsi untuk menunjang anggota tubuh / badan serta untuk memperlancar gerakan.
Jaringan tulang tersusun oleh sel-sel tulang. Diantara sel-sel tulang terdapat bahan dasar (matriks) yang mengandung zat kapur.
Zat kapur yang menyebabkan tulang menjadi keras.
 b. Jaringan Tulang Rawan (kartilago = chondrion)
Disusun oleh sel-sel tulang rawan.
Sel tulang rawan disebut chondriocyt yang berasal dari chondrioblast ( sel tulang rawan muda).
Selaput pembungkus tulang rawan disebut perikondrium yang berfungsi membentuk tulang rawan pada orang dewasa. Sedangkan pada janin, tulang rawan berasal dari jaringan ikat embrional.
Tulang rawan terrapat pada persendian dan daun telinga.
5. Jaringan Darah
Jaringan darah adalah jaringan yang berfungsi untuk mengedarkan zat makanan dan oksigen ke seluruh tubuh.
Jaringan darah terdiri atas dua komponen yaitu sel darah dan plasma darah (cairan darah).
Darah terbagi atas:
1. Sel darah : sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) (terdiri dari monosit, limfosit, eosinofil, basofil, dan neutrofil), serta keping darah (trombosit).
2. Plasma darah
3. Serabut = benang-benang fibrin
 6. Jaringan saraf
Jaringan saraf merupakan jaringan dasar yang terdapat hampir di seluruh jaringan tubuh sebagai jaringan komunikasi.
Fungsi jaringan saraf menerima dan meneruskan rangsangan.
Tempat hubungan neuron yang satu dengan yang lainnya disebut sinapsis.
Jaringan saraf tersusun oleh sel-sel saraf yang disebut neuron.
Neuron terdiri dari :
· Badan Sel
· Dendrit
Dendrid membawa rangsang ke badan sel. Akson meneruskan impuls ke sel saraf lainnya.
· Akson (neurit)
Akson berfungsi membawa rangsangan dari badan sel ke sel saraf lainnya.
Akson diseliputi oleh selubung neurelemma (sel schwann) di sebelah luar dan selubung myelin di sebelah dalam. Plasma pada akson disebut aksoplasma.
 7. Jaringan Lemak
Jaringan ini berbentuk longgar, tersusun oleh sel-sel lemak, bentuk poligon.
Memiliki sebuah rongga yg berisi tetes-tetes lemak.
Jaringan lemak berfungsi menyimpan lemak, cadangan makanan, bantalan, proteksi, dan isolasi panas (menghindari hilangnya panas tubuh).




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar